Saturday, December 29, 2007

Kerstmarkt di Dusseldorf

Cerita seminggu yang lalu.
Kembali barengan pasangan Kasia dan Roy, Sabtu yang lalu kami merambah kerstmarkt (terjemahan bebas dalam bahasa Indonesianya Pasar Natal kali ya?) di Dusseldorf, Jerman.

Perjalanan dari rumah dihiasi dengan pemandangan yang indah dan langka kami temui di Belanda ini. Es tipis dari kabut yang membeku melapisi permukaan Bumi dengan langit biru dan matahari yang bersinar cerah. Benar-benar hari yang indah.
Sayang makin mendekati Dusseldorf pemandangan yang indah ini makin menghilang dan menapakkan pemandangan "normal" yang bebas dari lapisan kabut beku. Di Dusseldorf malah tidak ada kabut beku dan salju sama sekali. Hanya dinginnya saja. Masih untung matahari dan langit biru menjadi anugerah sepanjang hari itu.

Walaupun tidak banyak berbeda dengan kerstmarkt di tempat lain, setidaknya perbandingannya dengan kerstmarkt yang pernah saya kunjungi 2 tahun yang lalu di Koln, suasananya itu yang membuat kami rindu untuk merambahnya kembali.

Isi kerstmarkt adalah pondok-pondok yang menjual souvenir, perhiasan, atribut-atribut yang berbau natal, jajanan seperti permen dan kacang, makanan dan pondok yang menjual minuman khas kerstmarkt, gluhwein, wine yang telah dicampur dengan beberapa rempah (cengkeh dan kayu manis) dan disajikan hangat, eierpunch (eggnog) dan chocolate panas. Juga beberapa pertunjukan dan penyanyi jalanan yang ramai dengan irama Natal.

Nah sudah pasti, pondok makanan dan pondok minuman yang selalu menjadi sasaran kami Roll
Supaya tidak cepat penuh ini perut, biasanya Reinier dan saya hanya memesan seporsi dan dibagi berdua, kadang-kadang malah dibagi berempat. Dengan begitu ada banyak macam makanan yang bisa kami cicipi. Ada sosis, steak yang sangan menantang untuk dicicipi, jamur tumis dengan garlic sauce (yang ini tidak pernah bisa saya lewatkan), almond bakar yang manis, coklat, kastanye bakar, tart, reibekuchen (dadar kentang dengan campuran bawang yang dimakan dengan selei apel, apple mousse. Rasanya? Bah!!! Minyak goreng melulu. Mungkin kalau bikin sendiri rasanya lebih oke, lebih gurih dan tidak berendam minyak goreng dan juga dimakan dengan rawit, bukan dengan apple mousse :D). Dan lain-lain... dan lain-lain...

Dan jika tubuh ini mulai kedinginan, singgahlah kami ke pondok minuman untuk memesan gluhwein. Belum lengkap rasanya mengunjungi kerstmarkt tanpa mencicipi gluhwein. Tadinya saya tidak terlalu menggemari gluhwein, tapi lama-lama bisa juga menikmatinya, walaupun tetap bukan favorit saya. Diteguk perlahan-lahan, rasakan kehangatan dan aroma rempahnya dan biarkan kehangatannya itu menyebar.
Pokoknya begitu lewat pondok penjual gluhwein dan ada yang lagi mood, tinggal nyeletuk saja, dingin oi. Semua langsung mengerti maksudnya. Hysterical

Secangkir gluhwein harganya berkisar antara 4-6 euro, jika cangkirnya ingin dikoleksi silahkan saja, tapi jika cangkirnya dikembalikan ke penjual, maka kita akan mendapat kembalian sekitar 2-3 euro.
Cangkirnya kadang-kadang unik dan khas banget. Dua tahun yang lalu kami mengoleksi cangkir dengan bentuk sepatu boot dan tahun ini cangkir berbentuk boneka salju.

Berbeda dengan ketiga partner seperjalanan, saya lebih menyukai eierpunch. Makanya setelah 2 cangkir gluhwein, saya segera beralih ke eierpunch. Ujung-ujungnya kedua cowok di group ini ketagihan juga dengan eierpunch Too Funny

Ada 6 kerstmarkt yang tersebar di sekitar pusat kota Dusseldorf. Keenam-enamnya kami rambah dengan mudah. Jika dibandingkan dengan kerstmarkt di Koln, kerstmarkt di Dusseldorf ini lebih kecil dengan jarak antara kerstmarkt yang relatif dekat. Jadi cukup jalan kaki dalam tempo hanya beberapa jam semua sudah kami rambah.

Makin malam, makin gelap, kerstmarkt terlihat semakin indah dan gezellig dengan kerlap kerlip lampu dan juga makin padat aliran pengunjung.

Gambar diambil di kerstmarkt di Marktplatz.
Di kerstmarkt di Marktplatz ini ada pondok yang menyajikan satu set ukiran kayu Olive yang hampir sebesar aslinya, bayi Yesus di kandang domba, Jusuf dan Maria, dan juga keledai. Katanya sih ukiran itu diselesaikan dalam waktu 2 tahun. Tidak ada fotonya, maklum saja tukang fotonya malas berdesakan dengan pengunjung lain yang sibuk klak klik klak klik dengan kamera mereka di sudut "Star of Bethlehem".

Pohon terang, sudah pasti menjadi atribut yang tidak terpisahkan. Pohon terang ada dan menonjol di setiap kerstmarkt. Weh.. repot pasti masangin lampu sampai puncaknya itu.

Pondok yang menjual lampion yang berbentuk bintang dan bunga salju. Indah. Tadinya sih saya pengen juga membeli satu, tapi pikir-pikir... kok ya namba'in tumpukan barang di rumah... batal deh niat m'belinya.

Wajah-wajah para perambah kerstmarkt minggu lalu, yang sedang menikmati eierpunch. Foto diambil oleh seorang pengunjung dari Belanda yang kebetulan berdiri dekat kami.
Sepertinya lebih banyak pengunjung dari Belanda daripada pengunjung Jerman. Soalnya lebih terdengar percakapan dalam bahasa Belanda di sekitar kami daripada bahasa-bahasa lain.

Di ujung hari, perut kenyang, kaki pegal, saatnya kembali ke rumah.
Berhubung si Since tidak perlu nyetir dengan sukses dia tertidur di tempat duduk belakang, bangun-bangun tinggal 5 menit dari Eindhoven. Hihihi...
Satu lagi hari yang menyenangkan. :)


Selamat Tahun baru, semua.
Fireworks Fireworks Fireworks

Friday, December 21, 2007

Marathon seminggu terakhir

Sibuk.. sibuk.. dan sibuk adalah judul hari-hari terakhir ini. Sama sekali tidak terbesit untuk mengeluh, malah bersyukur masih sibuk. Daripada bengonk tidak tau mau ngapain, kan?
Tapi selain acara sibuk-buk, masih ada acara yang menyenangkan lainnya, misalnya:

Ke Lohne, Jerman.
Sabtu minggu lalu diajak Reinier ke salah satu toko motor di Lohne, Jerman. Kebetulan doi menemukan sebuah artikel jenis motor yang diinginkannya dari toko di daerah itu.
Pas lihat di peta di mana posisi Lohne, saya yang garuk-garuk kepala, jauh juga. Jarak Lohne dari rumah tuh sekitar 213km ke arah timur laut, sementara hari yang sama kami juga harus menghadiri pesta ulang tahun perkawinan mertua di Goes, yang dari rumah tuh sekitar 145km ke arah barat. Ya sudahlah, hayo saja, hitung-hitung jalan-jalan.

Berangkat dari rumah pukul 9 pagi. Asik-asik saja sambil menikmati nuansa matahari musim dingin yang belum lama terbit, sebelum tertutup awan kelabu yang tebal.
Untung perjalanan panjang ini membawa hasil yang menyenangkan, motor yang dimaksud memang "sebaik" apa yang tertera di artikelnya. Dan harganya pun setelah urusan tawar-menawar tidak jauh-jauh dari perhitungan kami, maka lancarlah urusan transaksi tersebut.


Tanpa berlama-lama di daerah Jerman itu, kami segera berpacu menuju Goes, yang ada sejauh 326km dari Lohne.

Perkawinan Emas Mertua.
Tiba di Goes sudah pukul 4 sore. Lumayan masih ada waktu untuk ngopi dan menyerahkan kado buat mertua sebelum ganti baju, dandan, siap-siap untuk ke pesta.
Mertua sendiri senang banget dengan kado dari kami. Senangnya bukan sekedar ucapan atau basa-basi, tapi bisa kami lihat sendiri bagaimana ekspresinya saat menunjukkan kado dari kami pada saudara-saudaranya.
Senang sekali rasanya bahwa kado kami bisa menyenangkan mereka. Clapping


Pestanya diselenggarakan di wok-restauran Happy Wok, hanya pesta kecil bareng keluarga, saudara dan beberapa teman dekat mereka.
Wah... namanya juga buffet, ngambilnya sedikit-sedikit tapi kalau beberapa kali nambah ya menggunung juga. Sesak habis rok yang saya kenakan saat meninggalkan restaurant itu Blushy hihihi...

Minggu keesokan hari, berhubung ada proyek yang harus diselesaikan, sebelum kembali ke rumah kami menyempat diri untuk berkeliling sebentar mencari lokasi-lokasi foto di sepanjang pantai timur Zuid-Beveland.



Surprises dari Reinier.
Hari yang penuh kejutan.
Rabu pagi, bangun tidur langsung dapat surprise dari Reinier.
Buka kado dengan mata yang masih belekan dan.... aaaaaahhhhhhhhh... astaga, benar-benar surprise!!! Dia selalu tahu apa yang sedang saya inginkan dan juga butuh. Mungkin jika saya sebutkan di sini isi kadonya, maka orang akan berpikir astaga, jauh amat dari romantis. Tapi apakah romantis itu? Bukankah perhatian sampai pada hal yang tidak perlu terucap merupakan hal yang sangat romantis? Thanks Liefje Love And Kisses

Masih ada kejutan kedua, katanya. Tapi kapan kamu mau mendapat surprise yang kedua itu tergantung kamu sendiri, katanya lagi dengan tatapan yang menggoda dan penuh rahasia.
Dan ternyata.... juga benar-benar sebuah surprise yang manis!! Love You
Apakah itu? Hmmm... semoga dalam waktu singkat kado surprise yang kedua itu bisa segera dipublikasikan :)
Dan untuk seorang teman yang dalam kesibukannya yang padat, tapi tetap meluangkan waktu menjadi antek Reinier dalam menyiapkan kejutan kedua itu, thanks banget ya.
If you read this, you know how much I appreciate it!!!:)

Malamnya, surprise yang ketiga muncul.
Sesuai dengan permintaan saya yang sedang malas keluar dan ingin makan malam di rumah saja, Reinier khusus membuat dinner dengan menu yang masih rahasia bagi saya.
Dan....
Wow!!! Ketika dinner siap dan saya boleh masuk ke dapur dan menghampiri meja makan, takjub saya melihat apa yang terhidang di atas meja makan.

Favorite saya, Carpacio van gerookte zalm, salad salem asap dengan saus mustrad dan honing dengan sentuhan white wine. Hmmmm....

Sebagai sajian utama, Greek tilapia yang khas dengan olive dan feta cheese. Rasanya tidak menyengat tapi lembut di lidah. Dinikmati dengan white wine.

Dan sayur sebagai teman santapan utama adalah tumis buncis dengan biji pinus. Simpel tapi lezat dengan rasa khas biji pinusnya.

Ada juga kentang mini yang dipanggang dengan olive oil, garlic dan citroen sebagai pelengkap karbohidratnya.
Dan sebagai dessert adalah crème brûlée dan muscat wine, wine yang disajikan dingin dengan rasa yang manis, dibuat dari anggur muscat.

Oh, sungguh... saya tidak tahu apa yang harus saya katakan, tapi semua terasa sungguh spesial, walaupun semua itu bukan hal-hal yang baru. He is so sweet, isn't he?
Thanks a lot sayang!!! Love You


Merry Christmas and Happy New Year, all!!

Thursday, December 13, 2007

Pohon Terang

Pohon terang.. pohon terang sungguh indah rupamu...

Salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi saya dari kecil dulu saat-saat menjelang natal begini adalah menghiasi pohon Natal bersama. Dulu bersama mama, sekarang barengan si Yayang. Ada keintiman yang hangat mengalir dalam kegiatan ini. Selalu ada pertengkaran-pertengkaran kecil yang mesra, gezellig ruzie, kata seorang teman, tentang mau dimana digantung bola-bola hiasan pohon itu dan hal-hal kecil lainnya. Bukan berarti saya suka bertengkar lho ya Teethy
Kebersamaan itu, adalah inti yang terindah.

Tidak selalu kita diberkati dengan kehangatan sebuah kebersamaan, maka jika kebersamaan itu ada di pihak kita, pelihara dan nikmatilah!

Wednesday, December 05, 2007

Bulan "Makan"

Desember... bulan yang penuh makanan. Bulan yang sibuk dengan acara makan-makan. Bulan ini kata diet tidak dikenal!!
Setidaknya demikian acara kami selama bulan ini. Hihi.. mencari alasan untuk memanjakan napsu makan dan memaafkan diri sendiri Blushy 2

Misalnya, awal Desember begini yang semarak dengan Sinterklaas, ramai dengan hadiah, juga tentu ramai dengan bahan untuk dikunyah-kunyah.

Coklat Letter,
Coklat biasa sih, hanya istimewanya berbentuk huruf-huruf. Itu saja. Coklatnya sendiri biasanya ada 3 jenis, melk (milk chocolate), puur (dark chocolate) atau wit (white chocolate).
Diantara 3 ini, saya sangat menyukai puur dan sangat tidak menyukai wit. Ada juga sih yang rada-rada "lux", coklatnya diisi dengan hazelnut atau praliné. Tapi menurut saya tidak ada istimewanya, hanya harganya saja yang lebih mahal.

Nah, kalau urusan coklat letter ini, saya baru mendapat 2 potong, itupun bukan dengan inisial nama saya. W dan O, emangnya saya Wince atau Oince?? Hihihi... kelakuan.. sudah dikasih masih protes juga!! Teethy
Protes ke yayang, kapan saya dapat Since?

Tapi kok saya belum mendapat dari mertua ya? Padahal selama setahun ini kan saya termasuk menantu perempuan yang termanis yang dimiliki mereka!!! Hahahaha... Iyalah yang termanis, lha cuma satu-satunya menantu perempuan yang mereka miliki!!! Hysterical

Roomboter amandelstaaf,
Ini dia kegemaran saya!! Entah sudah berapa biji yang saya habiskan Blushy
Puff pastry yang diisi dengan pasta almond. Bentuknya ada yang biasa saja, seperti tongkat, dan ada juga yang dibentuk huruf. Biasanya sih yang saya lihat hanya huruf S dan W. Huruf-huruf yang lain susah kali ya?

Pepernoten,
Biasanya, menurut tradisi di sini, zwarte Piet melempar pepernoten ini ke arah anak-anak. Pikir-pikir sebenarnya tidak sehat juga, lha yang jatuh ke tanah sering dipungut dan dimasukkan ke mulut. Ih!!!
Rasanya pekat speculaas.
Kecil setengah bulat bentuknya. Bisa sekaligus 10 biji yang masuk ke mulut, kalo gede mulutnyaTeethy hihi... Yang ini sih saya tidak doyan.

Taai Taai,
Roti alot (makanya namanya taai-taai), juga dengan rasa speculaas dan jahe yang ringan. Potongannya tidak terlalu besar. Kalau besar kan susah digigit ditambah lagi rahang yang pegal karena alotnya.
Yang ini sih okelah comot sepotong dinikmati dengan kopi atau teh.

Gevuld Speculaas,
Speculaas yang lebih empuk dengan isi selapis pasta almond. Bentuknya ada yang bulat biasa, ada yang memanjang seperti tongkat, seperti bentuk roomboter amandelstaaf.
Berbeda dengan si yayang yang juga doyan gevuld speculaas dengan isi almond ini, yang bisa saya nikmati dari kue ini paling-paling hanya sepotong kecil. Enak, tapi berat dan manis.

Nah, ini baru permulaan bulan, tapi dengan tambahan hidangan seperti di atas... hmmm...mudah-mudahan awal Januari nanti jeans yang saya kenakan sekarang masih ngepas di tubuh ini.Teethy


Yang saya sebutkan di atas hanya sebagian dari ala kadar yang sedang semarak, masih ada jenis-jenis lainnya lagi, klik saja di sini kalau mau tahu lebih banyak. Tapi dengan catatan, saya tidak sedang mengiklankan website tersebut. Tapi kalau ada yang berminat sih, terserah.