Wednesday, March 26, 2008

Paskah Putih

Paskah yang juga merupakan pertanda awal musim semi justru pada tahun ini dihiasi dengan salju dan hagel (serpihan es yang berbentuk bola-bola kecil. Hail, bahasa Inggrisnya). Tapi yang pasti bukan berita baru, karena katanya paskah 1982 di Belanda sini juga turun salju.

Di Belanda sendiri pada paskah kemarin tidak terlalu banyak salju, kebanyakan merupakan natte sneeuw, salju yang langsung meleleh saat menyentuh permukaan Bumi. Jadi boro-boro indah, yang ada cuma basah doang.
Berbeda dengan daerah Ardennen di Belgia, yang jaraknya hanya kurang lebih 2 jam mengemudi, yang penuh ditumpuki salju sampai lebih dari 30cm. Makanya ke sanalah tujuan kami Senin pagi, paskah kedua kemarin. Tujuannya cuma satu, langlaufen (cross country skiing). Ini merupakan kali kedua saya ber-langlaufen. Pertama kali 2 tahun yang lalu, ceritanya bisa di klik di sini.

Singgah sebentar di Malmedy, kota kecil di Belgia, kira-kira 177km dari Eindhoven (ugh, sering kepleset saya menyebut nama kota ini menjadi Memedi Smiles Hihihi...), gara-gara ini nih... lihat saja foto penyebabnya di bawah tuh.

'gak kuku menolak godaan penampakan di etalase itu. Wajar saja, urusan kue Jerman dan Belgia selalu lebih baik dari Belanda. Maka berhentilah kami sebentar untuk membeli beberapa potong kue lezat sebagai teman kopi nanti sore.

Begitu tiba di desa Rocherath, lokasi tujuan kami, langsung pasang mata mencari ski centrum untuk menyewa peralatan langlaufen. Untung segera ketemu tanpa harus lama-lama mencari.
Nah dengan seharga 8 euro per set per orang per hari, kami boleh memakai peralatan di atas tuh. Sepasang papan ski, sepasang tongkatnya dan sepasang sepatu khusus untuk langlaufen. Berbeda dengan Alpine ski, ski yang biasanya kita kenal meluncur dari bukit yang curam, papan ski untuk langlaufen lebih ramping dan sepatunya tidak seluruhnya terkait ke papan ski, melainkan hanya bagian depannya saja yang terpasang pada papan ski.

Gini nih gayanya langlaufen. Sayang papan skinya tidak terlihat jelas.
Kelihatannya mudah ya, emang mudah tapi... hehehe... coba aja ndiri.

Berbeda dengan lokasi 2 tahun yang lalu yang indah, landai dan menyusuri hutan, kali ini kami memilih lokasi yang salah!!! Gimana 'gak salah, lha pas setelah tiba di lokasi dengan perabot ski kami, saya yang langsung melotot dan mengangga!!! Itu lokasi benar-benar buat level advanced!!! Langsung main curam saja alur skinya. Tempat yang landai tidak begitu banyak, mana belum termasuk saat balik ke pangkalan yang sudah pasti harus mendaki. Wah!!! Benar, nyerah setelah setengah rute. Ngeri juga, makin curam saja alurnya. Jarak tempuh yang tadinya direncanakan 8km, kami persingkat menjadi hanya 5km. Itu juga dengan sukses selusin kali alias 12 kali jatuh terpeleset!!! Belum lagi ditambah dobel terpelesat saat bangun dari jatuh!! Gila, biru-biru sudah pantat ini Hysterical
Untungnya, walaupun 12 kali jatuh tetap saja masih pede, bagaimana tidak, lha orang lain juga terpleset di mana-mana kok, terutama di belokan atau di alur yang menurun tajam, jadi saya tidak sendiri!!! Hahahaha.. mencari sesama penderita nih ceritanya ROTFL
Si Yayang sendiri tidak terpeleset atau sampai jatuh sekali pun!!! Iri banget melihat gayanya meluncur santai.

Dasar nih dua orang, dimana-mana tidak bisa meninggalkan acara piknik. Biar kata ski ditengah salju, termos dengan kopi panas tetap ada di ransel.
Sedang asik menyiapkan kopi, tiba-tiba turun salju, jadinya ngopi di tengah hujan salju deh.
Foto di atas itu adalah secuil dari lokasi ski saat rintik-rintik salju.

Perhatikan rambu yang ada di kanan atas dalam foto, artinya hati-hati pada skier yang menyeberang jalan. Jika saljunya cukup tebal menutupi jalan, skier dapat dengan mudah menyeberang jalan dari sisi satu ke sisi lain.

Sebagian jalan yang tertutup salju yang memaksa kami untuk mencari alternatif jalan lain karena kondisi jalan yang licin dan kami juga tidak sedang menggunakan winter tyres.

Wind mills yang kami temui di sisi salah satu jalan. Warnanya itu mencolok banget ditengah putih salju dan kelabunya langit.

Dalam perjalanan balik ke Belanda, kami sempat disergap salju yang turun lebat. Otomatis semua pengemudi langsung mengambil gaya kura-kura berjalan demi keselamatan. Di beberapa lokasi bahkan sempat terhalang macet selama kira-kira 2 jam. Pokoknya 3 cd habis diputar dah sebelum keluar dari zona macet.

Biar kata hujan salju yang lebat dan kemacetan yang panjang, kami tidak bisa melewatkan yang satu ini, khususnya jika berada di Belgia, Belgische friet, kentang goreng ala Belgia yang gurih dengan mayonaise ala Belgia yang juga pekat dan lezat. Hmmmmm....
Perut kenyang, macet.... keciiilll!!! Smiles

Tiba di rumah, periksa pantat... untung tidak ada biru-birunya. Hihihi..
Tapi.... keesokan harinya... bwuaaaahhhh sakit seluruh otot di tubuh ini. Astaga benar-benar sinyal bahwa sudah lama saya tidak mengolah tubuh ini!!!! Wah... jadi malu pada diri sendiri.... Alarm untuk segera mengolah tubuh lagi!!

Tuesday, March 18, 2008

Ketika gairah membakar..

Aku kangen!!!
Kangen banget.
Kangen yang mulai merobek-robek hatiku.
Kangen yang mulai mencabik-cabik jiwaku.

Pada saat aku memutuskan untuk menjauh darimu, aku tahu akan ada saat-saat dimana aku merindukanmu.
Dan kerinduan ini membuat jiwaku menggigil.
Hasratku membakar namum menyakitkan.
Suaramu menggema memanggil di dalam benakku.
Dan semua pori di permukaan tubuhku mendambakan wujudmu.

Kuinginkan pelukanmu kembali.
Kuinginkan saat-saat kau menyentuhku.
Semua sentuhan yang kau miliki.
Kurindukan basah dalam pelukanmu.
Kurindu bercinta denganmu kembali...
Dalam birumu, dalam tenangmu, dalam gejolak liarmu yang menguras adrenalinku, dalam hangatmu, dalam dinginmu..

Kuingin mencumbumu kembali..
Mencumbumu hingga persediaan udaraku mengingatkan aku untuk kembali..
Dan gairah ini membuat jiwaku merintih... merintih memanggilmu...

Aku kangen kamu, lautku...Pouty

Tuesday, March 11, 2008

Pengunjung di Kebun Belakang

Ini dia nih pengunjung halaman belakang selama musim dingin. Asyik juga punya halaman belakang yang hijau, kalau musim semi sampai musim gugur ramai dikunjungi kupu-kupu dan serangga lain, di musim dingin ya burung-burung ini. Jadi tidak pernah sepi sepanjang tahun.
Saat membuka jendela, pasti selalu disambut dengan kicau burung.

Musim dingin tahun lalu kami sering menaruh sisa roti di halaman belakang untuk makanan burung. Tapi apa yang terjadi? Yang sering datang justru merpati-merpati yang gendut nan gembul dan rakus yang selalu meninggalkan souvenir berupa kotoran mereka di kaca-kaca jendela rumah. Stront voor dank. No No No
Nyebelin kan? Apalagi pas jendelanya baru selesai dicuci. Uuughh!!!
Nah, musim dingin kali ini kami hanya menaruh bola-bola kacang makanan burung. Bola-bola kacang yang segede bola tenis yang bisa dengan gampang dibeli di kebanyakan toko selama musim gugur dan musim dingin.
Hasilnya pengunjungnya tetap ramai yang kebanyakan burung-burung yang kecil mungil, dan kaca-kaca jendela yang bisa dikatakan hampir selalu tetap bersih. Yah, sekali dua kali tetap ada saja kotoran merpati yang nyasar, nempel di jendela.

Great tit, atau koolmees dalam bahasa Belanda, adalah pengunjung yang paling sering tampil.

Blue tit, pimpelmees, yang mirip si koolmees, dengan tubuh lebih kecil dan kepala yang biru, membuat mereka tampak lebih soft dari koolmees di atas.

Robin, roodborstje, kecil mungil dan lincah. Mereka tidak bisa diam dan berdiam lama di satu titik. Saya suka sekali si roodborstje ini. Mereka simpel dan lincah.

Blackbird, merel, pemakan segala. Mulai dari serangga, cacing dan juga buah dan bola kacang pun dipatuk. Tapi lebih sering terlihat jalan dan mematuk di rerumputan.

Yang ini, European starling, spreeuw, juga termasuk omnivora. Sama seperti si Merel di atas, yang satu ini juga sering mondar-mandir di atas rumput.

Kalau Dunnock, mus, burung gereja ini datang bukan untuk bola-bola kacang, melainkan untuk mencari/mematuk makanan yang dijatuhkan oleh burung-burung lain.

Magpie, ekster, tadinya jarang sekali mampir, tapi akhir-akhir ini sering banget, bahkan kadang-kadang sekaligus empat ekor jalan-jalan di belakang sana.

Tapi ada juga yang datang bukan untuk bola-bola kacang, melainkan untuk numpang minum dan juga mandi di kolam ikan. Yang satu ini saya agak ragu, Greenfinch kah???
Ah... saya bukan seorang pengamat burung yang serius, melainkan hanya seseorang yang mencoba mengenal pengunjung di kebunnya. Kalau ada yang mengenal jenis burung ini, tolong beritahukan saya ya Happy

Long tail tit, langstaartmees, yang baru muncul belakangan ini. Mereka singgah di kebun belakang bukan untuk mencari makan, tapi mengumpulkan benda yang bisa dipergunakan untuk membangun sarangnnya. Yup, mereka sedang sibuk dengan membuat sarang bulan begini. Bulu yang paruhnya itu adalah bulu black bird yang masih tersisa, yang beberapa hari yang lalu diserang oleh kucing gendut tetangga di halaman belakang.

Monday, March 03, 2008

FotoSientje

FotoSientje, apaan tuh?
FotoSientje langkah GO PRO saya.

Semua ini berawal dari hobi.
Hobi, hal yang sangat saya butuhkan untuk mengisi hidup ini.
Hal yang memberikan banyak warna untuk hidup saya.
Bahkan kadang hobi menyita banyak waktu dalam hidup dan keseharian ini, membuat banyak hal menjadi terkesampingkan, dan blog pun mendapat nomer urut kesekian untuk mendapatkan perhatian saya.

Demi hobi saya kembali duduk di sekolah.
Demi hobi saya pontang-panting menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Demi hobi saya rela berpegal otak mencari ide untuk karya-karya yang harus dibuat. Masih untung belum sampai harus bersemedi mencari inspirasi.
Tapi 'gak apa-apa, walau semua itu bikin capek, bikin pusing, kadang sampe sutris dan bawaannya pengen marah-marah terus kalau ada yang 'gak belum beres, tapi tetap menyenangkan.

Langkah selanjutnya, menjadikan hobi sebagai pekerjaan. Seperti dulu lagi dengan diving saat masih di tanah air, hobiku adalah pekerjaanku. Well.. setidaknya hobi yang membiayai hobi itu sendiri.

Nah, hasil dari kesibukan-kesibukan pro beberapa saat yang lalu bisa dilihat di website di sini.
WAJIB DILIHAT YA!!!! Pokoknya harus dilihat!!! 'ga bakalan nyesel kok!!! Wuuuaaahhh maksa.com!!! Lol
Website tersebut masih berupa website sementara, sambil menunggu website yang tampilannya lebih profesional muncul. Masih dalam pengerjaan saat ini.

Wismilak!!! Roll


PS: Harus klik 2 kali di tombol play untuk melihat video-fotonya.