Catatan Perjalanan 4.Culinary trip!!
Tapas, Paella dan Sangria.Sudah tentu sebuah liburan belum lengkap jika belum memanjakan lidah

Apalagi di Barcelona/Spanyol, negeri yang terkenal dengan
tapas (jajanan ala Spanyol mulai dari yang ringan sampai yang mengenyangkan).
Maka tidak lupa, mana bisa lupa, kami juga menyisihkan waktu setiap harinya selama kami di Barcelona untuk singgah sebentar beberapa kali sehari di tapas bar. Kami menyebutnya culinary trip

hahaha.. padahal itu hanya sekedar ungkapan untuk melegalkan diri melupakan timbangan di rumah untuk sementara waktu


Gara-gara kenikmatan tapas ini , kami sengaja tidak mengambil paket b'fast di hotel. Melainkan setiap pagi langsung melangkahkan kaki ke tapas bar.
Agak aneh mungkin kedengarannya ya bagi yang konservatif, sarapan dengan tapas???!!! Mengapa tidak?

Yup, demikianlah sarapan pagi kami, selalu bervariasi setiap harinya, dan yang mungkin malah adalah menu makan siang atau makan malam bagi orang lain.
Ah, bagi saya yang masih memiliki perut Indonesia sih wajar-wajar saja, walaupun sebenarnya jarang sekali saya sarapan dengan nasi.

Jika kaki sudah pegal melangkah, kami pun menyempatkan diri duduk sebentar dan menikmati jajanan, apalagi kalau bukan tapas?? Pokoknya tema acara makan selama liburan kemarin kebanyakan tapas

, mumpung sedang berada di negeri asal tapas.
Kroket kentang daging,
calamares fritos dan rosé yang dingin... hmmm... sajian yang nikmat di saat pegal menyerang.
Apa hubungannya ya??? Nikmat ya nikmat saja... 'gak ada urusannya sama pegal. Dipaksain


Oh ya, ada yang kami pelajari di sana, jika hendak memesan bier, kami harus segera mengatakan ukurannya, kecil, medium atau besar. Jika tidak, jangan terkejut jika bier yang kemudian disajikan dengan ukuran gelas setengah liter.
Tidak masalah tentunya bagi orang yang kuat minum bier. Tapi bagi kami... itu bier di gelas seukuran itu adalah luar biasa banyaknya.
Satu gelas bisa untuk berdua tuh.

Foto di atas adalah tapas bar yang menjadi favorite kami,
Boqueria, sebuah tapas bar yang sederhana yang terletak di pasar St. Josef.
Jika ada yang ingin ke Barcelona, sungguh, rekomendasi dari kami, anda harus mengunjungi
Boqueria ini, enak dan tidak bikin dompet bocor!!! Cicipi seafoodnya mereka, terutama mussel-nya. Hmmm....

Betah kami berlama-lama di sana.
Paella (nasi yang dimasak dengan olive oil dan
saffron dikombinasi dengan sea food dan/atau ayam) sudah pasti juga tidak terlupakan dari acara culinary kami.

Ternyata ada juga paella yang dimasak dengan tinta cumi-cumi, jadinya hitam warna nasinya. Dicoba 'gak ya??? Hmmm.... 'gak ah.. ambil paella seafood tanpa tinta saja.
Paella sendiri sudah beberapa kali saya cicipi di Belanda sini, buatan Reinier dan buatan seorang teman, tapi ingin juga merasakan paella yang asli buatan negeri asalnya.
Sejujurnya, menurut saya paella tidak terlalu istimewa. Tapi.. yah... selera setiap orang berbeda, kan?

Selain makanan, Reinier juga mengingatkan saya untuk mencicipi Sangria, minuman khas di sana yang terbuat dari red wine dicampur liquor dan ditambah dengan sedikit gula, lemon dan lime. Disajikan dalam keadaan dingin dan juga ditambahi es batu.
Rasanya manis, segar dan ringan, tapi awas, jangan banyak-banyak, efeknya kalau kebanyakan bisa bikin setengah melayang juga!!!
Barcelona yang terbalut cahaya.

Barcelona tidak hanya indah di bawah cahaya mentari, namun juga sexy menggeliat di bawah balutan cahaya gemerlap lampu di malam hari.
Cantik sekali.
Walaupun sempat tersirat dalam benak saya, berapa besar energi listrik yang dipakai untuk menciptakan keindahan ini??
Ingin juga ikut turistic bus untuk berputar di malam hari, melihat lebih banyak warna Barcelona di dalam balutan lampu. Sayang, selalu saja ada alasan bagi kami untuk tidak bisa melakukan tour malam ini. Waktu terasa sangat singkat untuk melakukan semua yang kami ingin lakukan Ah... lain kali!

Pelabuhan adalah daerah yang sangat saya sukai di malam hari untuk mengambil foto-foto. Pijar dan warna lampu sepanjang Rambla de Mar dan sepanjang Boulevard, juga suasana yang lebih hening daripada siang hari memberi banyak keleluasaan pada saya bermain dengan kamera dan tripod.
Ah.. tapi tentunya tidak hanya dengan kamera melulu, kamera pun bisa terlupakan sejenak karena kehangatan orang yang dikasihi... hmmm....
Lain-lain..

Foto di atas, saya ambil di sebuah square dekat Placa de Catalunya. Mereka adalah sekelompok anak muda penari jalanan.
Yang terjadi saat kami lewat hari itu adalah hampir sulit sekali melewati square itu karena dipenuhi olah orang-orang yang menonton penari-penari ini beraksi. Akhirnya kami juga berhenti untuk melihat aksi mereka sebentar.
Saat aksi mereka selesai, dan mereka mulai berjalan ke sekeliling dengan keranjang duitnya, apa yang terjadi??? Lebih dari setengah orang-orang yang tadinya bikin sulit kami menyeberang square itu langsung berjalan menjauh seolah-oleh tidak melihat anak muda yang berjalan dengan keranjang duitnya itu. Ooohhhgg... benar-benar deh!!!

Dan... aahhh...
4 hari telah berlalu, waktu untuk kembali ke hari-hari normal..
¡Adiós Barcelona!!!

Masih penasaran?
Ingin melihat foto lebih banyak lagi? Klik saja di
sini, atau di MY ALBUM di kolom links atas samping sana.