Langit biru dan hangatnya sinar mentari musim dingin menyapa saat kami melangkah keluar dari hotel pagi itu. Ahh... hari indah.. sayangnya sinar matahari dan langit biru hanya untuk hari itu saja. hari-hari selanjut awan tebal menggantung kelabu.
Tapi yah... saya masih memegang erat budaya Indonesia, budaya "untung". Untuuung tidak hujan. Untuuung tetap kering walaupun mendung menggantung tebal!!!
"Mau pakai metro atau jalan kaki?" tanya Reinier.
"Hmmm... berapa jauh?" tanya saya.
Ah ya, pagi itu kami hendak ke L’Aquàrium de Barcelona, seaworld-nya Barcelona.
"Hmm.. kira-kira 2km. Maksimum. Pelabuhan tidak jauh dari ujung tenggara Las Ramblas ini" jawab Reinier sambil membaca petanya.
"Okey, jalan kaki dong!! Sayang kalau langit biru dan sinar mentarinya tersia-siakan."
Asyik juga menelusuri Las Ramblas di pagi hari. Orang-orang mulai sibuk membuka toko dan restaurantnya, semantara para artis jalanan mulai sibuk mendandani diri mereka dengan make-up tebal yang sesuai dengan kostum yang nanti mereka kenakan.
Di pesisir ujung tenggara Las Ramblas, terdapat pasar barang "antik". Sebenarnya sih pasar barang bekas, bahkan dari jaman angkatan kakek-nenek buyut kita. Hmmm... benar termasuk antik juga ya..Di pasar antik ini macam-macam barang tua bisa ditemui, mulai dari teko dan cangkir jaman nenek masih kanak-kanak, lonceng kapal yang asli tapi lebih banyak palsunya, maksudnya bukan asli lonceng dari kapal tua, kekeran antik, kompas, koin sampai telepon jaman opa masih belum ketemu oma dulu.
Rambla de Mar, jembatan yang menghubungi ujung tenggara Las Ramblas dengan Moll d'Espanya, dermaga raksasa dimana terletak juga L’Aquàrium.
Mejeng bentar di atas jembatan sembari menikmati pemandangan dermaga yang tenang dan hangatnya mentari. Kami beruntung, pagi itu tidak terlalu banyak orang yang lalu lalang di atas jembatan ini, sehingga kami bisa menikmati waktu kami dengan nyaman. Hari-hari kemudian dari kejauhan kami bisa melihat betapa sesak dan penuh jembatan ini dengan orang yang lalu-lalang.
Segera setelah masuk ke dalam L’Aquàrium, begitu mata memandang mahluk-mahluk air di balik kaca, kerinduan untuk mengarungi "duniaku yang lain" seolah tidak tertahankan lagi.Ah.. sudahlah.. biarlah kerinduan itu tetap membara sampai saatnya saya kembali nyemplung ke laut. Lebih baik melebur dalam waktu dengan memanjakan jari-jari dan gairah saya dengan membidik mahluk-mahluk ini dari balik lensa.
Tapi cahaya yang kurang, obyek yang terus bergerak, tidak bisa menggunakan blitz, sungguh bukan pekerjaan yang mudah mengabadikan mahluk-mahluk ini. Menggunakan ISO tinggi pun tidak banyak menolong, saya sendiri tidak terlalu menyukai menggunakan ISO yang tinggi. Noisy.
Foto mantis di atas itu contohnya. Padahal mantis itu saat foto itu diambil tidak terlalu banyak bergerak.
Atau seperti foto di atas ini, whitetip shark yang tidak pernah bisa diam (kecuali sedang beristirahat di dasar laut/aquarium), sulit mendapat hasil yang bening. Maklum saja, masih dalam taraf belajar. Masih banyak teknik dan trik yang belum dikuasai.Setelah beberapa menit berusaha, menyerah juga saya.
Hihi.. saya tertawa sendiri setiap kali melihat foto di atas. Melihat mimik si Jack (ikan yang di posisi depan) yang memelas banget seolah benar sedang dikejar oleh si hiu. Padahal si hiu sendiri hanya terus bergerak mengintari kolam/aquarium tersebut

Saya merasa kasihan pada hiu-hiu di kolam ini. Karena kolamnya yang tidak seberapa besar, ikan-ikan yang aktif bergerak ini hanya berenang terus mengelilingi kolam. Pusink.. pusink dah!!
Tapi ternyata penyerahan diri saya tidak bertahan lama saat saya berdiri di depan aquarium raksasa yang berisi mola-mola (atau sun fish, moon fish.. foto di samping), tiger shark, pari, tuna dan beberapa jenis ikan lainnya. 
Segera kamera dikeluarkan kembali dari sarung dan siap beraksi. Reinier yang sudah kenal persis kelakuan bininya hanya tertawa menggoda
hihihi...
Tiger shark dan "flying" pari.Uiih.. ngeri juga sih jika harus bertemu tiger shark jika sedang menyelam di laut
"Watch me and I watch you too!!!!"Yup, berbeda dengan ikan-ikan lain yang sibuk berenang menjelajahi kolam/aquarium, si trigger ini malah asyik mojok sendirian di salah satu sudut dan sibuk memperhatikan para manusia dari balik kaca. Satu per satu diperhatikannya dengan penuh minat.
Berada di tunel ini sambil memperhatikan ikan-ikan yang berseliweran mengingatkan saya pada seaworld Jakarta. Waahh... ternyata sudah lebih dari 10 tahun yang lalu sejak terakhir saya berkunjung ke sana.
Melihat Sea Dragon, masih sekeluarga dengan kuda laut, secara langsung dan nyata saat diving di laut adalah salah satu impian saya.Sayangnya sea dragon di laut hanya bisa ditemui di habitat alami mereka di perairan barat dan selatan Australia. Uuuhhh... jauhnyaaa!!!
Sudahlah... lihat saja di aquarium dan bermimpi sajalah dulu sekarang.
Tidak ketinggalan juga koleksi dari air tawar, seperti piranha, ikan pemakan daging dari Amazon ini misalnya.Menarik dan menyenangkan juga berkeliling di L’Aquàrium, walaupun demikian Nausicaa di Boulogne, Perancis, jauh lebih artistik menurut saya.
Selepas dari L’Aquàrium kami mengisi hari dengan tour di bagian "kota tua" sambil berjalan kaki, menikmati suasana bagian yang tua dari kota Barcelona.Hohoho.. asyik sih asyik, tapi jangan ditanya pegalnya ini betis saat tiba di hotel malamnya.
Berjalan-jalan seperti ini, masuk keluar gang dan jalan-jalan kecil, tanpa terasa sudah berkilo-kilometer yang ditempuh.
Salah satu bagian bangunan tua, model pintunya itu sungguh menarik perhatian saya.
Nah, toko kecil ini menarik sekali karena di dalamnya penuh dengan rumah boneka dan segala perabotnya. Mulai dari bermacam-macam sofa kecil, aneka rupa boneka pengisi rumah boneka itu, sampai piring dan mangkok yang seupil ukurannya!!! (Upilnya mesti lumayan gede tuh!! Huss!!! hihihi...)Melihat koleksi toko ini, saya hanya bisa bergumam, wow!!!!
(bersambung..)


18 comments:
Fotonya baguus dan ceritanya bagus Sin , seakan kamu membawa kita senebtar ke barcelona ........
tuh foto yg berdua siapa yg jepret ??? penasaran ...
seperti biasa si Reinier nempel kamu terus yah ...hihihih...
met wiken
eropa memang indah ya. jarang2x nemuin kota tua nan indah kaya di eropa disini.
2 km jauh juga ya, tapi kalo disekelilingnya bagus2x and menarik, gak kerasa. aku pernah jalan kaki selama 5 jam waktu di belanda, gay parade. lol
untung nggak ujan ya sin.... seperti biasa.. foto foto kamu super bangetttt
Since, ceritanya seru nih keBarcelona dan fotonya ok bener seperti biasa;) ditunggu cerita selanjutnya:)
> Susie
Yg foto berdua itu aku sendiri yg jepret. Dankzij tripod en timer :)
Jadi tu kamera pasang di tripod, trus pasang timer, ambil fokus, klik trus ngacir cepet2 deh ke posisi mo dipoto.
Sebelnya kadang fokus suka meleset karena obyek fotonya (kami) mungkin bergerak agak bergeser.
> Dian
Elo ke Belanda malah buat ikutan parade gay??? :))
> Ira
Dooh... supernya masih jaoooh di mato deh Ir :)
> Leni
Thanks Len udah ngikutin terus crita bersambungnya.
Jangan bosan-bosan ya :)
asik kalo jalan kaki di pagi yang cerah palagi kalo pemandangan indah2 :)
wahh itu kek hiu yg di shark tale hihihihi
asyik banget ngebaca ceritamu sin, meskipun upload fotonya lelet, tp aku belain tungguin!! senangnyaaaa!!! Satu hari nanti aku jadi pengen ke sana nehhhhh!!! Ntar tanya infonya ke kamu yah :)
hah?? Tanggung jawab!! Saya jadi pingin jalan2 kesana nih, bayarin tiketnya ya, wakakakaka.... lol *kidding*
Indah ya, pinginnn kesanaaaaaaaaaaaaaa......... :)
Since ada bakat jadi potographer juga skaligus penulis... abisnya pinter mengekspresikan... sampe banyak yg jadi kepengen liburan ke barcelona, aku juga mau tapi kl di ajak ma since huehehe
Bagus banget ya pemandangannya. Camera lo bagus deh, foto quality nya pro banget.
As always foto2mu bagus-bagusss Sin!
Enaknya kamu Sin, bisa kemana-mana berdua, jalan kaki santai liat2 tempat yg bagus-bagus. Aku pengen banget, tapi gak bisa lagi..si unyil msh kekecilan utk dibawa-bawa. Mungkin nanti 10 thn lagi kalo Laura sdh gede..eh tapi nanti akunya yg udah ketuaan, pasti gak kuat jalan jauh, hehe..
iya nih..foto2 nya bagus bener..bisa jadi job side tuh :D
bener mbak susie, pewartaannya yang bagus seolah-olah kita juga bisa merasakan dan berasa ada disana.
ditunggu lanjutannya mbak. :)
Seruu..
fun...
bikin ngiri
pengen kesono juga ;p
Waaa ... cakep benar sea dragon-nya. Trus itu hiu beneran yah ... gede ndak hehehe
ih, bener serem tuh hiu kelinteran!
pintu yang unik itu gimana ya bikinnya?
jadi pingin ke sea world nih ^_^
btw, motret di dalam sea world itu termasuk susah ya Since, buat yg masih belajar kayak aku ini, buat kamu sih pasti nggak masalah ya Since ^_^.
foto yang berdua itu, duh romatisnya. Thanks for sharing ya!
seru ya....seaworldnya pasti gede, seaworld di sini ukurannya kecil, muter sebentar uda nyampe di pintu exit.
Post a Comment