Pesta bujang biasanya mengambil waktu hampir seharian, dari pagi hingga malam, bahkan sampai subuh kalau mau. Intinya melakukan aktifitas yang menyenangkan sekaligus ngerjain teman yang hendak menikah. Dikerjain dalam bentuk kostum yang harus dikenakan dan “tugas-tugas” yang harus dilaksanakannya hari itu.
Sering saya bertemu orang-orang dengan kostum yang aneh di pusat kota, berjalan dengan groupnya tapi dengan ekspresi wajah yang seolah-olah bertanya, sebenarnya sedang apa saya di sini. Suatu expresi “ terpaksa” dan tidak menikmati keadaannya. Maka kami sepakat untuk tidak menciptakan kondisi tersebut untuk Kasia. Dia harus menikmati pestanya.
Jam 11 pagi kami menjemput Kasia di rumahnya. Sebuah serangan tiba-tiba alias kejutan untuknya. Yup, pesta ini selalu merupakan kejutan. Sudah pasti kami juga memiliki bocoran agenda hariannya untuk memastikan bahwa dia benar-benar free hari itu.
Karena teman ini bukan orang Belanda, makanya kami sepakat memilih kostum “Boerin”, petani Belanda. Pembauran, demikian alasan kami. Dan untuk melengkapi kebelandaannya, seorang teman datang dengan usul yang langsung disepakati oleh kami sambil tertawa ngakak, seuntai kalung dengan potongan keju yang harus dikenakan Kasia, dan hanya satu tugas yang kami berikan untuk Kasia, mencari cowok ganteng di jalan dan di pusat kota dan meminta cowok itu untuk memakan sepotong keju dari kalungnya, dan harus tanpa tangan!!!
Hahahaha.. kami menikmati sekali ekspresi wajahnya saat melihat kostumnya dan untaian keju itu.Berhubung hari itu cukup panas, untaian keju tidak dijadikan kalung, tapi dililitkan menggantung di pinggulnya. Setidaknya ada 15 cowok yang berhasil digaetnya untuk menghabiskan sepotong demi sepotong keju dari untaian itu.
Tugas yang menurut kami jauh lebih kocak ketimbang misalnya mengoleksi no telpon dan data cowok-cowok di jalan.
Sebelum acara high tea, kami memutuskan untuk melepaskan sisa keju-keju itu. Saatnya untuk duduk santai dan mengisi perut. Lapar dan pegal juga habis jalan di seputar pusat kota dan ngakak melulu.
Ternyata hari itu ramai juga dengan acara vrijgezellenfeestje di pusat kota. Kami sempat bertemu dengan beberapa group dengan calon pengantin yang mengenakan kostum yang bermacam-macam. Ada kostum penari Spanyol, yang masih masuk kategori normal, ada Pipin Langkous yang lengkap dengan bercak-bercak di pipinya, ada Bunny, bahkan ada pot bunga!!!!
Dengan si pot bunga ini kami sempat bercakap-cakap sebentar. Katanya pada Kasia, enak bener kamu dapar kostum yang masih normal gitu. Kata Kasia pada kami, thanks banget aku tidak dikasih kostum hancur begitu.
Setelah high tea, kami melanjutkan perjalanan ke studio tari. Kasia menyukai tarian, karena itu kami memilih tari sebagai bagian dari acara hari itu. Dan tari yang kami pilih adalah tari perut!!! Yang sudah pasti bakalan seru, asik dan lucu. Tentu saja semua acara yang ada adalah kejutan untuk Kasia.
Seperti dugaan kami, tari perut berlangsung seru dan lucu. Serius namun penuh canda. Mana instrukturnya cantik banget, duh itu perut dan pantatnya bikin iri semua peserta dalam group kami.
Acara terus bergulir, masih soal olah perut. Kalau yang tadi olah perut rada membakar kalori, yang berikut ini olah perut menambah kalori alias dinner.
Selesai dari studio tari, Kasia boleh kembali ke pakaian normalnya. Acara peloncoan berakhir, saatnya untuk dia juga berpesta.
Tapi, astaga, ternyata dalam perjalanan ke restaurant kami masih menemukan para calon pengantin dari group lain yang sedang berlenggang-lenggok dengan kostumnya. Bahkan setelah selesai dinner, saat menuju ke discotique, masih ada juga yang berkostum. Kalau sampai malam begitu, benar-benar ngejain abis niatnya. Saya kok 'gak yakin kalau si calon pengantinnya itu masih menikmati “pestanya” itu.
Berhubung discotique bukan habitat saya, hanya sebentar saya bergabung di sana, selanjutnya... membubarkan diri sendiri sementara yang lain masih asik di sana.
Satu lagi hari yang menyenangkan. Kami puas, misi berhasil, Kasia sangat menikmati pesta yang kami rancang untuknya. Bukan hanya dari ucapan terima kasihnya, namun juga terlihat jelas dalam ekspresinya sepanjang hari itu.


8 comments:
seru banget Sin , bisa2an lo org merancang acara kae gitu
seruuuu!
tapi itu nama pestanya susah banget yah?
Menyenangkan dan fun yaaaa!!
Lucu banget yach.... tapi mengasyikan ;)
disana lagi musim kawin ya...hihihi
Di Dubai, begitu ke bagian Imigrasi semua pada Arab dan galak2 plus serem2!!!
Tapi begitu keluar imigrasi semuanya super friendly! Supir taxinya kebanyakan Arab & India.
lho kok bisa ya hari itu banyak yg ngadain vrijgezellenfeest? hehehe
karena zomer kali ya, banyak yg kawin, hehehe, nyari mooi weer kan.
sayang fotonya gak bisa di klik gede Sin, pdhl aku pengen liat lbh jelas..
ah sintje, kalian memang baik, memang lebih enak menyenangkan sang calon pengantin daripada bikin bete...pasti dia juga lelah mempersiapkan segala pernak pernik buat weddingnya. lucu juga yah.. yg nyari cowok ganteng buat makan keju... apa gak jijik yah? soalnya kan jalan2 ke mana2, kejunya kan kena debu? hehehe.. jadi pengen lihat kostum calon2 pengantin yg dikerjain (pot bunga itu...).
Post a Comment