Tuesday, January 09, 2007

DeltaPark

Cerita tersisa dari liburan Natal, yang saya telah janjikan tempo hari. Boleh juga dikasih judul My Grey Christmas 2 Teethy

Hari itu, Selasa, 26 Desember 2006, awan kelabu menggantung tebal di langit, gerimis dari pagi tidak berhenti dan selimut kabut tidak ketinggalan menghiasi hari.

Berdiam seharian di rumah (mertua) dan hanya keluar saat jam besuk ke rumah sakit? Ogah.
Lantas mau jalan-jalan ke mana? Bingung...
Sebenarnya banyak tempat di propinsi Zeeland yang asyik untuk dikunjungi di saat cuaca cerah. Tapi dengan hari yang yang kelabu, basah dan dingin??? Ugh.. 'gak janji deh.

Setelah berkeliling sebentar dalam kabut dan gerimis dengan mobil, kami putuskan untuk mengunjungi Deltapark untuk melihat de Stormvloedkering Neeltje Jans lebih dekat.
Benar-benar isenk, tanpa berbekal informasi tentang jadwal waktu buka!
Kami bahkan sama sekali tidak mengetahui kalau Deltapark ini hanya dibuka untuk umum 5 hari dalam seminggu, Rabu sampai dengan Minggu.
Kami bahkan tidak mengetahui apakah juga dibuka pada hari itu, hari Natal kedua. Hahaha.. kacau!! Asal jalan saja!!!

Untung saja Deltapark dibuka saat itu, (agak surprise juga bagi kami Hysterical ).
Saat akan membeli tiket masuk, kami diinformasikan oleh oleh petugas di sana kalau Deltapark hanya dibuka sampai jam 16.00 pada hari itu. Normalnya dibuka sampai jam 17.00, tapi kebetulan hari itu Deltapark dibuka extra. Baru tahu saat itu kalau sebenarnya Deltapark tutup setiap hari Selasa Smiles. Kami otomatis langsung melirik jam di dinding sana. Alamaak, saat itu jam 15.10!!! Wah.. 5o menit, tanggung amat!! Ya sudahlah masuk saja daripada bingung mau ke mana lagi, mau ngapain lagi.
Dan karena waktunya yang mepet, kami diberikan tiket untuk 65+, yang lebih murah €1,50 dari harga tiket normal plus parkir gratis. Lumayan, €6 lebih murah dari total harga normal jadinya.

Tanpa membuang waktu, segera kami menuju bendungan de Stormvloedkering dan berkeliling sebentar di sana. Bendungan yang dibuat untuk melindungi dataran Belanda dari gelombang pasang raksasa yang bisa terjadi oleh perpaduan pasang normal dan badai di laut. Katanya, sebelum bendungan ini dibangun, kans untuk banjir air laut akibat gelombang raksasa ini adalah sekali dalam 80 tahun. Namun setelah bendungan ini dibangun kans ini menjadi kurang dari sekali dalam 4000 tahun!!!!
Wajar saja Belanda sangat berhati-hati terhadap air, mengingat profil permukaan dataran Belanda yang flat dan bahkan beberapa daerah lebih rendah dari permukaan air laut.

B1

Arus air yang kencang yang terjadi setiap kali pasang atau surut.

A71

Garis merah pada foto di atas itu merupakan indikasi ketinggian air yang mencapai batas "BERTINDAK"!!! Bukan sekedar waspada lagi!
Garis merah tipis yang di atas adalah tinggi permukaan air (banjir) yang disebabkan oleh gelombang besar (bukan tsunami!!), yang menyebabkan sebagian dari wilayah propinsi Zeeland berada dalam air pada tahun 1953.
Dan jika air laut menyentuh garis merah tebal yang di sebelah bawah maka itu adalah saat pintu bendungan ditutup rapat, untuk membentengi dataran Belanda dari serbuan air laut.

Dari bendungan, kami kembali ke bangunan utama dan menuju ke "museum"-nya dan melihat bagaimana dinamisnya wajah dataran Zeeland selama 2000 tahun terakhir, sejak jaman Romawi dulu sampai saat ini.
Kemudian beralih ke ruang lain, melihat bencana banjir air laut di Belanda yang terjadi 1953. Namun ruangan yang membuat saya berdecak kagum adalah ruangan yang berisi dokumentasi proses bendungan penahan badai ini dibangun. Wow!!!

Dan.. ternyata 50 menit cukup bagi kami untuk berkeliling di sini, termasuk mengelilingi souvenir shop-nya. Wajar saja, fasilitas lain yang di luar bangunan utama tidak kami kunjungi dalam cuaca seperti hari itu.

Video de stormvloedkering dari udara bisa di lihat di sini.

12 comments:

Theresia Maria said...

moga aja bencana di th 1953 tidak terjadi lagi *udah pernah liat poto2nya di museum...prihatin*...

Marlina said...

Kuatnya tuh bendungan ya! ckk..ckk.. Bld memang hebat soal bendungan gitu. Abis nasibnya juga tergantung di situ sih, hehe..

Innuendo said...

aku kok takut yak jalan2x ke bendungan hihi..kayaknya tuh tinggi banget trus ngeliat airnya serem. selalu membayangkan kalo jatuh hwaaaaaaa

kok word verificationnya sama semua ya ? di semua blog yg aku kunjungi, smenita semua

Ira said...

heheh bagus ya...aku sempet nonton pembangunannya di discovery channel.... hebat banget

Mutiara said...

Gue nga bakalan deh mau dekat2 bendungan. Serem....

Emaknya Bunny said...

kalo dinginya kering masih gpp..kalo dingin tambah hujan ugghh jadi males mo kemana2 :(

Anonymous said...

Koq namanya mirip ama New Zeeland ya?? Wakakaka (Zealand kalee... :D)

Ooo, kaya gitu ya bendungan yang melindungi Belanda dari banjir... :D

Ria said...

sudah balik bu ... tapi masih sibuk ngurusin bisnis rt alias setrika :P

ngakak baca postinganmu tkw tauge :D trus ada yang foto diburem2 hahaa

Anonymous said...

Semoga air gak pernah mencapai garis merah itu deh...biar zeeland aman...dan sinceyen pun aman...hehehehe...God bless sis ^^

oka said...

Hebat ya yang ngedesign dan yang ngebangun bedungan itu, tetap kokoh berdiri.

Andrew pasti senang banget kalo diajak liat2 kesana, kapan ya??

Leniawati said...

Tempatnya menriknih Since,
AKu kesana ama keluarga emm interesting to know how it works dan tecnologynya:)

nie said...

jadi pengen ke blanda, kliling2 negaranya, pasti asik dehhh :D