
Atmosphere in Duikvaker 2006
Berbeda dengan Duikvaker dua tahun yang lalu, Duikvaker kali ini terkesan sepi. Selain counter-counter yang menjual paket-paket duikvacantie, toko-toko yang menjual peralatan selam tidak ada lagi . Kebanyakan peralatan selam yang ada dijual langsung oleh para supplier-nya. Mungkin ini yang menyebabkan suasana terasa lebih sepi.
Kegiatan-kegiatan lain disamping menawarkan paket-paket liburan adalah beberapa demo tentang penggunaan alat selam dan penyelaman di tabung yang penuh terisi air, kuliah singkat tentang digital underwater photography, penyelaman dengan rebreather dan tentang kehidupan dalam air. Ada sudut museum kegiatan bawah air yang berisi beberapa peralatan penyelaman yang "antik".

Corner of dive-activities museum
Ada juga kolam yang dipenuhi air untuk demo penyelaman bagi anak-anak yang berusia minimal 8 tahun sekaligus juga untuk proefduiken (penyelaman percobaan) bagi anak-anak yang berminat, atau pada orang tua yang berminat supaya anaknya mencoba penyelaman itu.

Children-dive
Ada juga pajangan foto-foto bawah air yang sedang dipertandingkan. Beberapa foto sungguh indah, dan saya tahu bagaimana sulitnya membuat foto seperti itu karena gerakan air laut atau karena obyek foto sendiri yang sangat pemalu, langka atau selalu bergerak cepat, dan faktor-faktor lainnya. Sebagian foto-foto yang dipamerkan itu, menurut saya, biasa-biasa saja. Sedangkan beberapa lainnya..
Tujuan lain dari kunjungan ke Duikvaker kali ini, selain melihat-lihat apa saja sajiannya, juga untuk mengunjungi beberapa teman lama saya di counter Ambasi, perusahan di mana saya bekerja dulu. Counter Ambasi ini berada di bawah payung counter Eigen-Wijzen Duikreizen, sebuah agen perjalanan di Belanda yang mengkhususkan diri pada dive-holiday.
Sedang asyik-asyiknya berbincang dengan beberapa pemilik Ambasi ini, saya disapa oleh beberapa orang pengunjung, yang rasanya kok lupa-lupa ingat, ya? Ah, ternyata mereka pernah berada di atas Ambasi beberapa tahun yang lalu bersama-sama dengan saya. Waah... jadi ramai membicarakan masa lalu.

At Ambasi counter, with Hans, Daan, Arjan en Martha.
Kami tidak lama berada di Duikvaker. Tidak membutuhkan waktu yang banyak untuk mengelilingi semua sudut di pameran ini. Selesai berkeliling, kami segera kembali ke Eindhoven. Agak kecewa juga, karena ternyata tidak seramai dan sekomplit seperti yang saya bayangkan (setidaknya seperti saat pertama kali saya berada di sana).
Ah.. saya jadi rindu pada masa lalu, saat-saat saya masih bekerja di atas kapal. Saya rindu akan suasana di kapal, teman-teman di kapal, ...
Dan yang pasti, kerinduan saya untuk menyapa kembali dunia bawah air semakin menjadi-jadi.

Ambasi, it was my floating home.


10 comments:
belanda kayaknya emang jago yak, mengenai bawah air, air, canal dll hehehe...
eh orang belanda namanya sering banget hans ya hihihi....temanku juga ada yg bernama hans
Haiiii Sinceee..duh kangen nih..:)
Gila gw gak sempet ngeblog eui :(.
Mending ke duikwinkel Sin di Den Bosch. Lengkap tuh..kekekekekk..Udah pernah kesana belom say?
Nah ya?!! Mo vakantie kemana nih?? Ini org jalan terusss..ixixixixii..
Tp gak pa-pa ya Sin, genieten van jouw leven, tul gak?
Sinceeee, udah nyampe Utrecht kok ndak mampir??? hikssss
Waktu cepat sekali berlalu kok Since, ntar tahu2 saat liburan juga datang! * icon senyum2 sok tahu*
Btw, itu bukan rumahku , rumah itu kami jepret dari atas sbh benteng kuno di Salzburg, Austria saat liburan tahun lalu. Seandainya itu rumahku , aku pasti akan senang sekali, walaupun harus mikir setiap saat gimana merapikan rumput seluas itu!he..he..he
wah kamu memang hobi jalan2 ke pameran yah sin hehehe...
duh mau donk diajarin diving, koq kedengerannya asyik banget. temenku di jkt juga doyan diving... hohoho... pengen blajarrrr
Abis buka sitenya Ambasi...ada Since! asik ya Since, hobi sekaligus kerja!
Sinc bener kamu rajin yah ngunjungin pameren , gw mah males apalgi kalo dingin gini keluar juga meuni kepaksa , males jalan2.
Diving voor mij is alleen maar leuk om te zien .... maklum gw ga bisa brenang boro2 diving ..... di bali kalo ke pantai juga cuman nagkring aja
dc
http://www.digitsplace.com
the second i saw the ad of this exhibition, i knew that you'd be there!!!
jd kangen nyelam ya mbak. aku baca ceritamu jd mikir, duh aku masih inget gak ya masang2 alat, kayaknya udah jaman dulu kala bgt :(
++retno
sinceyen...lo sopir ato keneknya kapal hahahah becanda...
but...hhhmm salut dah...
gue seh suka pusing kalo diatas kapal..enaknya mendayung perahu hahahah
foto kapalnya bagus loh. tapi ngga ada piraat-nya khan.
Post a Comment