Tuesday, June 28, 2005

Eindhoven City Tour

Kira-kira 3 minggu yang lalu saya menerima surat dari gemeente/wali kota Eindhoven. Isinya adalah sebuah undangan untuk free city tour, Sabtu, 25 Juni 2005.
Gratis, lumayan kan?

Jadinya, kami mengisi Sabtu pagi kami kemarin dengan mengikuti city tour itu. Tiba di halaman stad huis jam 9.25 (start 9.30), saya melihat 5 bus pariwisata sudah disiapkan. Kami kebagian bus nomor 3, bus dengan guide yang berbahasa Inggris.


sudut kota

Kami dibawa berkeliling kota selama dua setengah jam, termasuk coffee break di Novotel. Beberapa lokasi sudah pasti sudah sering saya lewati, namun beberapa lokasi lainnya tentu saja masih "baru" bagi kami.
Misalnya Witte Dorp (desa putih) yang unik. Desa ini merupakan bagian dari monument kota, arsitektur desa ini adalah hasil kreasi Dudok. Karena merupakan dari bagian sejarah, maka "wajah" rumah-rumah di Witte Dorp ini tidak boleh dirubah oleh pemiliknya.


witte dorp en museum kempenland Yield

Sayangnya, karena posisi bus yang terus bergerak, dan karena posisi bus dengan obyek/bangunan yang ingin di-shoot tidak menunjang, banyak foto yang gagal saya shoot. Foto-foto di halaman ini yang bertanda Yield adalah foto-foto yang saya kumpulkan dari berbagai site di internet untuk melengkapi virtual city tour di halaman ini.


Blixembosch en Meerhoven

Kami juga dibawa berkeliling di Blixembosch dan Meerhoven, daerah permukiman mirip kota mandiri di Indonesia.
Saya lebih menyukai Blixembosch, daerah permukiman dengan beberapa model yang berbeda (Perancis, Amerika, Italia...). Daerah ini terasa lega sebagai sebuah permukiman. Sedangkan Meerhoven (masih sangat baru, kira-kira baru 3-4 tahunan, dan masih terus dibangun) terkesan "padat" dan "terjepit" (menurut saya).
Karena foto-foto di atas, Reinier sempat menggoda saya sebagai agen real estate, he..he.. Blushy

Sesi pertama sih masih segar, pas selesai coffe break, satu jam terakhir malah agak ngantuk.


PSV stadion en Van Abbemuseum Yield


St. Catherinakerk en Paterskerk Yield


Philips factory


Novotel dan mesjid Al Furkan

Asik juga, jadi lebih banyak tahu tentang kota ini.

sumber foto:
st. Catherinakerk,Van Abbemuseum, museum Kempenland, Paterskerk, PSV stadion, Witte dorp.

3 comments:

Hani said...

baguslah kalo sudah diajak jalan2 ama walikota, berarti kalo aku kesana sudah ada guide pribadi dan ndak bakalan nyasar khan...hahaha

kotanya bagus juga ya...jadi pengen kesana...ongkosiiin dong say :p

Anonymous said...

wah enak bener gemeentemu mbak, ngajak jalan2 gitu, mauuu :p

waktu eindhoven menang kompetisi liga, ikut rame2an gak? eh mbak, ada temen cerita di depan stasiun eindhoven ada resto sate enak lho, satenya asli sate yg dibakar. jd pingin :p

++retno

Pipin said...

aduuuh, mau dong diajak...
aku sebenarnya seneng jalan-jalan liat kota. tapi apa daya, anak-anak susah kalau diajak jalan 'cuma' untuk liat-liat kota... rewel mulu.

since, daku lagi asik nih sama anak-anak... mumpung cuaca bagus, jadi keluar rumah terus... hehe...