Yup, di ujian pertama kira-kira sebulan yang lalu, saya tidak lulus dengan sukses. Dari 50 pertanyaan, salah 11. Ugh!!! 11, coba!!! Padahal minimal nilai untuk lulus adalah 88%, artinya cuma boleh salah 6 dari 50 soal itu!
Kambing hitamnya tidak ada. Kenyataan saat itu adalah saya tidak siap. Tapi dari pengalaman ujian pertama itu, saya jadi tahu "situasi" saat ujian, jadi ujian yang kedua ini saya merasa jauh lebih santai secara psikologis dan lebih siap dengan pengetahuan teorinya.
Teorinya sendiri sebenarnya tidak ngejelimet amat. Cuma karena saya belum terbiasa dengan peraturan "baru" ini, jadinya ya kadang-kadang masih suka bingung sendiri. Ibarat sebuah program yang download-nya belum komplit, program itu masih suka ngadat


"Membaca" bahasa dari semua rambu lalulintas sudah wajib hukumnya. Mengetahui batas-batas kecepatan (dalam kota, luar kota, autoweg, highways, zone 30, pedestrian area, dan kecepatan pada kondisi-kondisi tertentu). Mengerti bahasa garis di tengah dan tepi badan jalan, garis putih, garis kuning, garis biru, garis putus-putus atau garis lurus. Mengerti hukum "prioritas", kapan memberi prioritas dan kapan berada posisi prioritas. Tahu batas stop dari halte atau zebracross. Tahu hukum "tidak boleh berhenti". Tahu... bla..bla..bla... sampai prediksi apa yang kira-kira akan saya hadapi pada (jika) kondisi a? b? c?...
Pertanyaan dalam ujian teori sebagian besar bentuknya benar atau salah, kemudian multiple choices dan isian angka.
Soal-soalnya mirip seperti ini:

Bolehkah saya (mobil putih) take over pengendara motor di sini?

Bolehkah saya berhenti menurunkan penumpang di sini?

Haruskah saya mendahulukan pengemudi sepeda, pada gambar 1? pada gambar 2?

Bagaimana urutan prioritas pada situasi ini? (Nah lo...)

Haruskah saya mendahulukan trem?
Contoh soal yang lebih mirip lagi bisa di klik di sini. Itu adalah website resmi dari CBR, instansi yang mengurus soal rijbewijs (SIM) di Belanda.
SIM dari negara-negara di luar UE hanya berlaku 6 bulan di sini. Setelah itu untuk mengambil SIM Belanda kita harus diuji lagi, ujian teori (yang baru berlaku sejak bulan April tahun ini, sebelumnya hanya ujian praktek) dan ujian praktek (yang belum tentu lulus hanya dengan sekali ujian).
Ujiannya sendiri saya ambil dalam bahasa Inggris. Sempat juga saya lihat di papan informasinya kalau ujian teori juga tersedia dalam bahasa Turki. Wah... coba kalau ada bahasa Indonesianya juga ya...
Terus terang saja, sebelumnya, terutama saat saya masih di tanah air, saya tidak pernah berpikir tentang alangkah "rumitnya" peraturan lalulintas itu. Walaupun saat mengemudi, tidak jarang juga saya mengeluarkan kata-kata ajaib pada pengemudi lain yang seenaknya di jalan
Seandainya Indonesia, kita juga bisa menerapkan peraturan dan tata tertib yang bagus seperti ini, dengan hukum yang jelas (saya yakin hukumnya cukup jelas, namun penerapan oleh oknum-oknum tertentu di jalan itu yang bikin tidak jelas
).Dan buat Reinier,
and 
Thanks honey, for your patience and support.
Nah, sekarang harus siap-siap buat ujian prakteknya. Belum tahu kapan, wah... jadi deg deg an juga nih...
Tidak lupa, No, sukses ya!!!
*) All picture inside this edition is taken from "Passing your driving test, 500 exam questions" @ Vekabest.


4 comments:
huaa selamat mbak!!!
rumit ya peraturan lalin di sini. bapakku pernah bilang, org sini percaya dgn sistem, sekalinya ada yg melanggar sistem, fatal bgt.
gutlak ya dgn persiapan ujian prakteknya!!!
++retno
wah ..asik juga ya klo contoh2 soal bisa diliat di website.
susah ya lulusnya. kalo supir bemo di indo disuruh ujian di belanda mungkin 50 kali ya baru lulus...hahaha
btw, selamat ya say sudah lulus. ntar traktir ya di bali :-p
turut hepih mbak sin... selamat yach.. kl ujian praktijk, insyaa allah sampiyan gampang lah lulusnya. yang penting kijken (sampe leher kaku), vlot rijden dan tau nyetir di jalan katagorie apa (jangan sampai nyetir speed 50 di jalan yang boleh 80 getow..). di blanda kl kita nyetir terlalu ati2 dan lambat malah dibilang bahaya, maunya sih ati2 tapi bisa dicap membahayakan dan bisa dibilang terlalu nerpus sama rij examinatornya. niwei ujian teori di atas kayaknya dibuat lebih rumit dari tahun2 lalu...
Post a Comment