Monday, April 04, 2005

Weekend di Farm

Kira-kira sebulan yang lalu kami menerima undangan dari Robin dan Olga. Yang unik dalam undangan tersebut adalah sebaris kata-kata peringatan supaya kami membawa sepatu cadangan, untuk menjaga kalau-kalau sepatu kami akan sangat kotor. Ou??? Ponder Surprise apa yang sedang mereka rencanakan untuk acara perayaan 10 tahun kebersamaan mereka itu?

Pertanyaan kami itu akhirnya terjawab Sabtu kemarin. Wow... mereka benar-benar menyiapkan acara yang unik untuk tamu-tamunya.
Setelah menyelesaikan lunch ringan, di restoran dekat rumah mereka di Amstelveen, kami beramai-ramai menuju peternakan Clara Maria. Di Clara Maria kami dijelaskan tentang bagaimana proses pembuatan klompen (sepatu kayu tradisional Belanda) dan juga bagaimana proses pembuatan keju. Menarik. Saya belum pernah melihat secara langsung proses pembuatan klompen dan proses pembuatan keju sebelumnya. Bukan hanya saya lho, ini juga merupakan pengalaman pertama bagi hampir semua tamu yang hadir.


Mesin Pembuat Klompen


Keju muda dan kuliah singkat tentang proses pembuatan keju.

Kemudian kami diajak bermain golf petani di padang rumput milik peternakan Clara Maria. Inilah alasan mengapa kami diminta menyiapkan sepasang sepatu cadangan.
Aturan permainannya sama dengan Golf, hanya peralatannya saja yang berbeda. Misalnya tongkat golf yang berupa tongkat kayu dengan klompen mini di bagian bawahnya, bolanya adalah bola karet berdiameter sekitar 20cm, dan lubang golfnya adalah ember yang ditanam di tanah. Kami dibagi dalam 6 group, masing-masing group terdiri dari 4 pemain. Tidak ada hadiah yang kami pertandingkan, namun semua orang menikmati suasana yang tercipta. Gembira, akrab, hangat dan lucu. Juga hari yang hangat dan cerah, sehingga kami tidak membutuhkan sepatu cadangan. Wah bisa dibayangkan kan bagaimana kotornya kami jika bermain dalam hujan.


farmer's golf

Hal yang menarik juga adalah pemerintah memberikan subsidi 150 euro per sarang per bulan pada petani untuk melindungi sarang burung Grutto. Pemilik Clara Maria termasuk beruntung, mereka memiliki beberapa sarang burung grutto di padang rumput tersebut. Sayangnya kami tidak menemukan burung Grutto. Namun kami sempat menemukan sarang dan telur burung kieviet.


Grutto

Setelah menyelesaikan 10 holes, kami mengunjungi toko souvenirnya. Harganya? Kalau di Bali sih kira-kira sebanding dengan harga di Kuta atau Ubud, alias harga turis. Di toko souvenir ini mereka juga menjual bermacam-macam keju hasil produksi mereka sendiri. Reinier membeli setengah kilo Italian herbs cheese. Lekker!!!
Dan sebagai penutup di peternakan ini, kami dijamu dengan 6 macam keju yang berbeda, red wine, white wine dan orange juice. Hmmm....Yowza

Dan, pesta Robol (Robin dan Olga) di akhiri dengan makan malam di rumah mereka. Makan malam dengan menu makanan Indonesia, dengan nuasa romantis dan suasana yang sangat gezellig. Mereka benar-benar memanjakan tamu-tamunya.

Namun tentu saja program di Clara Maria adalah yang the Best bagi saya. Bravo RobOl!!!!


Robin dan Olga (klik di sini untuk slideshow)

Happy 10th anniversary to both of you, Robin and Olga. We wish you the best for your life. And hope to see you in the 20th anniversary party and 30th anniversary party... and who knows... 60th anniversary party...

2 comments:

Hani said...

seruuu bo'. mbok ya aku dikirimin klompennya toh.

si olga difoto pake kebaya ya sin, manis ya :)

Anonymous said...

wih cakep si olga pake kebaya...
eh since, mo gabung di blogfam forum gak (http://www.blogfam.com)

mbak hani ikut juga tuu...

**retno